Senin, 20 April 2009

soal

UJIAN AKHIR SEMESTER

1. Dalam keperawatan kritis membutuhkan kemampuan untuk menyesuaikan dalam kondisi kritis dengan ……..kecepatan dan ketepatan

a. pemahaman
b. pengetahuan
c. kecepatan
d. ketepatan
e. kecepatan dan ketepatan

2. Dalam Asuhan keperawatan kritis perawat dituntut memahami konsep …….

a. psikologi
b. humaisme
c. patofisiologi
d. fisiologi
e. jawaban a, c, d

3. mengumpulkan informasi merupakan tahap ……….. dalam asuhan keperawatan kritis

a. pengkajian
b. internensi
c. implementasi
d. evaluasi
e. analisa data

4. menilai kembali keberhasilan dari tindakan yang telah dilakukan merupakan tahap………….dalam asuhan keperawatan kritis

a. pengkajian
b. internensi
c. implementasi
d. evaluasi
e. analisa data

5. karena perbedaan persepsi antar pasien dan perawat maupun keluarga maka akan menyebabkan ……….

a. restitusi
b. depedensi
c. ansisetas
d. terputusnya komunikasi
e. adaptif

6. suatu keadaan ketidakseimbangan atau tegangan yang cepat mengusahakan koping. Merupakan pengertian dari ……..

a. restitusi
b. depedensi
c. ansisetas
d. terputusnya komunikasi
e. adaptif

7. seseorang akan mengesampingkan marah dan pertahananya serta mengatasi kehilangan secara konstruktif, adalah tahap…… dalan keperawatan kritis

a. restitusi
b. depedensi
c. ansisetas
d. terputusnya komunikasi
e. adaptif


8. masuknya pasien dalam unit keperawatan khusus akan menimbulkan ……

a. stressor baru dalamnkeluarga
b. stressor baru dalam masyarakat
c. stressor baru dalam lingkungan kerja
d. stressor baru bagi pasien sendiri
e. semua jawaban benar

9. salah satu stimulus positif yang dapat membentu respon psikologis baik pasien maupun keluarga ……….
a. pengalaman di unit khusus
b. tingkat ekonomi yang tinggi
c. tinggakt pendidikan yang tinggi
d. tingkat social yang tinggi
e. tingkat kedudukan yang tinggi
10. konsep kematian otak pertama kali dikenalkan oleh …….

a. HAVART
b. TOHAKA
c. BION
d. TUNIKA
e. KOBE

11. salah satu tindakan memberikan salah satu oergan kepada orang lain disebut dengan …….

a. donor organ
b. donor materi
c. metril indisste
d. insitegaat
e. comuditoin

12. fungsi dari glomerolus adalah…..

a. reabsbsi
b. filtrasi
c. sekresi
d. ultralimm
e. distensi

13. proses reabsobsi di ginjal terjadi di ……..

a. glomerolus
b. tubulus
c. lengkung hendel
d. piala ginjal
e. kep. langer

14. urine primer yang sudah siap di buang ke kandung kemih kikumpulkan di……

a. glomerolus
b. tubulus
c. lengkung hendel
d. piala ginjal
e. kep. langer

15. penurunan cadangan ginjal, tetapi kadar BUM masih normal merupakan stadium gagal ginjal ke ……

a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5

16. gagal ginjal stadium 2 ditandai dengan …….

a. insufisiensi ginjal
b. oliguri
c. poliuri
d. penurunan fungsi nefron
e. distress nefron




17. Lebih dari 90 % massa nefron telah hancur adalah stadium …… dari gagal ginjal kronis

a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5

18. etiologi dari gagal ginjal adalah ……….

a. infeksi
b. gangguan metabolic
c. nefropati toksik
d. gangguan jaringan penyambung
e. semau jawaban benar

19. penatalaksanaan yang utama pada CKD untuk menggantikan fungsi ginjal yang tekah rusak adalah dengan …….

a. hemodialisa
b. pemberian terapi medikasi
c. pemberian terapi cairan
d. pemberian diet yang tepat
e. pemberian caco3

20. tindakan koservatif untuk mengatasi peningkatan ureum dan creatinin dari system pencernakan adalah dengan …….

a. hemodialisa
b. pemberian terapi medikasi
c. pemberian terapi cairan
d. pemberian diet yang tepat
e. pemberian caco3

21. gambaran klinis dari status asmatikus dilihat dari pemeriksaan BGA akan terlihat…..

a. peningkatan P.O2
b. penurunan P.O2
c. penurunan Ph
d. peningkatan P.O2
e. asidosis respiratorik

22. pasien satus asmatikus yang dirawat di R.ICU adalah pasien asma pada derajat ……..

a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5

23. pengamatan yang dilakukan di ruang ICU untuk pasien status asmatikus adalah …….

a. TTV dan Laboratorium
b. Status neurology
c. Status mental
d. Foto dada
e. Cranial injuri

24. indikasi pemasangan ventilator mekanik pada pasien dengan status asmatikus bila nilai P.CO2 …….

a. < 45-50 %
b. >45-50 %
c. <90 %
d. >80 %
e. >60 %

25. kelelahan yang sangat pada pasien dengan status asmatikus disebut dengan …..

a. EXHAUSTION
b. TOHAKA
c. BION
d. TUNIKA
e. KOBE




26. kegagalan pertukaran gas dalam paru , adalah pengertian dari ……

a. gagal nafas acute
b. ARDS
c. Distress nafas
d. Dis ventiliti
e. Gagal nafas kronis

27. pada pasien dengan gagal nafas akan ditandai dengan …….

a. hipovebtilasi
b. hiperventilasi
c. disfungsi
d. distritmia
e. aritmia

28. salah satu fungsi dari paru adalah ……

a. difusi
b. sekresi
c. reabsobsi
d. filtrasi
e. difungsi

29. etiologi dari gagal nafas yang terjadi adalajh …….

a. dinding thorak dan diagfrakma
b. kelainan kardiovaskuler
c. paska bedah thorak yang gagal
d. laparatomi letak tinggi yang gagal
e. semua jawaban benar

30. salah satu mekanisme yang mendasari gagal nafas acute adalah ….

a. hipoventilasi
b. gangguan difusi
c. pintasan intra pulmoner
d. jawaban a,b,c benar
e. semua jawaban benart

31. suatu keadaan dimana kadar CO2 arteri lebih dari 45 mmHg akibat berkurangnya udara yang mencapai alveolus. Keadaan ini disebut dengan …….

a. hipoventilasi
b. gangguan difusi
c. pintasan intra pulmoner
d. jawaban a,b,c benar
e. semua jawaban benart

32. gangguan difusi pada kasus gagal nafas acute dapat terjadi karena …….

a. penebalan membrane alveoli
b. hipoventilasi
c. gangguan difusi
d. pintasan intra pulmoner
e. penurunan ventilasi

33. darah yang memperfusi paru tidak mengalami pertukaran gas, karena alveolinya tidak terventilasi adalah mekanisme gagal nafas yang disebabkan oleh ……

a. hipoventilasi
b. gangguan difusi
c. pintasan intra pulmoner
d. jawaban a,b,c benar
e. semua jawaban benart

34. manifestasi klinis awal yang sering terjadi pada gagal nafas acute adalah ….

a. apnue
b. dipnue
c. tachipeu
d. bradipea
e. lapiopeu

35. pemeriksaan penunjang yang digunakan untuk melihat terjadinya ARDS pada pasien dengan gagal nafas adalah ……

a. BGA
b. Thorak foto
c. CT-Scan
d. Topometri
e. ALS


36. pemeriksaan penunjang pada kasus gagal nafas yang berfungsi untuk melihat adanya pembesaran jantung dan gambaran opak paru adalah …….

a. BGA
b. Thorak foto
c. CT-Scan
d. Topometri
e. ALS

37. tindakan emergensi untuk mengatasi gagal nafas adalah dengan ……

a. pemberian O2 lebih dari 10 ltr/mnt
b. pemberian adrenalin
c. pemberian epinefin
d. resusitasi jantung paru
e. ventilasi mekanik

38. tindakan suportivi kolaborasi untuk mempertahankan pemompaan jantung ke paru-paru adalah dengan ………

a. pemberian O2 sesuai kebutuhan
b. pemberian adrenalin
c. pemberian MGSO4
d. resusitasi jantung paru
e. semua jawaban benar

39. tindakan mandiri perawat untuk mengatasi dipsneau adalah dengan ……..

a. pemberian injeksi aminopilin
b. ventilasi mekanik
c. posisi semi fowler
d. pemberian terapi bronkodilator
e. pemasangan Trakeostomi tube

40. pemeriksaan fisik untuk mendengarkan suara nafas, dapat dilakukan dengan mengguakan alat …….

a. auskultasi paru
b. dengarkan bunyi nafas tambahan
c. stetoskope
d. laryngoscope
e. vesikuler paru

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini